PCM

Project Cycle Management” adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas-aktivitas manajemen dan prosedur pengambilan keputusan dalam kerangka daur-hidup sebuah proyek. Citra dari sebuah daur proyek (project cycle) membantu kita memahami bagaimana mengorganisir pekerjaan sedemikian hingga dia didasarkan pada kebutuhan nyata, betul-betul terencana, termonitor dan terpantau, serta terevaluasi, yang dengan demikian memungkinkan semua pihak dapat belajar dari setiap proyek tersebut dan memperbaiki kerja di masa yang akan datang. Daur tersebut merepresentasikan sebuah proses yang terus menerus (continuous process) di mana setiap tahap memberikan landasan bagi tahap berikutnya.

Secara generik, daur proyek memiliki enam fase. Pada prakteknya, rentang waktu dan tingkat kepentingan dari setiap tahap bisa beragam tergantung dari proyek itu sendiri.

  • Identification – Identifikasi masalah adalah pembentukan gagasan awal dari sebuah proyek dan desain permulaan
  • Preparation – Persiapan adalah desain terinci dari proyek yang mengemukakan aspek-aspek teknis dan operasional
  • Appraisal – Penilaian adalah analisis dari proyek dalam perspektif teknis, keuangan, ekonomis, gender, sosial, institusional kelembagaan dan juga lingkungan
  • Proposal   preparation,   approval   and   financing –   yaitu menulis proposal atau usulan proyek, memastikan persetujuan untuk implementasinya dan merancang sumber-sumber pendanaan
  • Implementation and monitoring – implementasi dari kegiatan proyek, dengan pemantauan perkembangan terus menerus (on-going checks on progress) serta umpan balik.
  • Evaluation – Penimbangan/pemeriksaan periodik dari proyek dengan umpan balik bagi daur proyek berikutnya.

Setiap tahap dari daur tersebut adalah esensial dan harus diberi perhatian yang serius dan sama. Pertama-tama, karena PCM penting untuk mengakui/menyatakan bahwa yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri;   aspek-aspek kemanusiaan bekerja dalam fluktuasi yang terus menerus, baik pada kebutuhan yang terus berubah, perhatian masyarakat (people of concern),  organisasi, hubungan sosial dan politik, keuangan, dll.

Kedua, PCM memungkinkan kita untuk belajar dari kesuksesan sekaligus tantangan-tantangan dari kerja yang telah dilakukan sebelumnya. Organisasi pembelajaran memiliki struktur yang melekat dan sistem untuk menopang pembelajaran institusional menjadi nyata melalui PCM atau manajemen daur proyek.

Pelajari lebih lanjut di EuropeAid Project Cycle Management Guidelines